Nara's Menu

Minggu, 15 November 2009

Saat TUHAN mengambil apa yang ku genggam

Tuhan berhak atas segala apa yang aku punya saat ini, Tuhan berhak membawa harta, orang tua, bahkan jasadku ini, kapan saja, dan atas alasan apa saja. dan mulai hari ini aku tak punya atap untuk berlindung, aku tak punya rumah untuk bernaung. tapi aku percaya dan yakin aku masih punya Tuhan tempat aku bergantung. aku tau yang ku alami hari ini masih belum seberapa dibanding yang orang lain hadapi di luar sana. aku masih diberinya nikmat untuk tersenyum dan bahagia. aku hanya miris saat melihat orang tua ku begitu tak berdaya untuk sekedar tersenyum. mereka terlalu pusing oleh aku, dan kejamnya dunia. himpitan ekonomi yang kami hadapi mungkin masih belum sberapa, aku yakin ayahku masih bisa berusaha sekuat tenaganya untuk menghidupi kami. aku hanya tak ingin melihat mereka menangis dan merenggut. Tuhan, aku yakin ini slah satu peringatan dari-Mu karena dosa-dosa ku yang belump bisa ku tebus. semoga saja kami sekeluarga bisa melewati ini dengan cepat dan ikhlas...
AMIEN

Tidak ada komentar: