Nara's Menu

Jumat, 16 Maret 2012

MAHA DEMI

Dia perintis rindu hujan yang subur
Masih sering terlena dengan setingkap buku
apa arti itu semua di masa kata harus di bungkam
rezim yang memuncak
tak sopan jika ku sebut itu biadab


dia pemikul beban atas ribuan kebingungan dan harapan
meski dirinya pun tak mampu memikul siapa sendiri
lucu? mereka bilang itu sebatas fantasi?
tak bolehkah jika kau sebut mereka pecundang


dia masih muda di sbelas maret itu
dia pula masih muda di reformasi
aneh sungguh tapi dia hendak berkata
" aku jiwa mudaku, wibawaku, perkasaku. tak takut butir peluru menembus nyawa."


tangan dan kaki yang pincang hendak raih ketaksampaian
lidah raih keniscayaan, licin dan memekik perjuangan


aku hidup di masa orde baru
bangkit, lawan, hancurkan tirani
meski akhirnya berlemah pada darah


maha demi segala hasrat siswa
maha demi rakyat yang terlelap dalam putus asa
maha demi, rakyat yang akrab sengsara
mahasiswa tegakkan negara sejati
Indonesia menuju negara mandiri


created by: Annisa Zahra (ELI)
(dimusikalisasikan oleh AKSARA UPI KAMPUS TASIKMALAYA "rijal dkk")

Tidak ada komentar: